Just another free Blogger theme

Marine Growth Prevention System (MGPS) merupakan sistem penting pada kapal yang berfungsi mencegah pertumbuhan organisme laut seperti kerang, teritip, dan lumut di dalam sistem air laut. Sistem ini bekerja dengan prinsip elektrolisis untuk menghasilkan ion logam yang bersifat anti-fouling.

MGPS dengan "lumpur putih" dalam permukaan sell elektroda-nya. (Gambar: Dokumentasi penulis).


Dalam praktik operasional, sering ditemukan endapan berwarna putih menyerupai lumpur di sekitar elektroda MGPS atau di dalam sea chest. Kondisi ini kerap menimbulkan pertanyaan: apakah endapan tersebut normal, apa penyebabnya, dan bagaimana pengaruhnya terhadap kinerja sistem. Artikel ini membahas fenomena tersebut secara teknis dan sistematis.

Prinsip Kerja Singkat MGPS
MGPS bekerja dengan mengalirkan arus listrik searah (DC) ke elektroda yang terpasang pada sea chest. Proses ini menghasilkan:
    • Ion tembaga (Cu⁺) atau besi (Fe²⁺) sebagai zat anti-marine growth.
    • Reaksi elektrokimia pada air laut di sekitar elektroda. Reaksi ini tidak hanya menghasilkan ion logam, tetapi juga memicu perubahan sifat kimia air laut secara lokal.

Karakteristik Endapan Lumpur Putih
Endapan putih yang ditemukan pada MGPS umumnya berupa: 
  • Pasta atau kerak putih keabu-abuan.
  • Menempel di permukaan elektroda atau dudukannya.
  • Kadang bercampur dengan serpihan logam.
  • Secara kimia, endapan tersebut umumnya terdiri dari Kalsium karbonat (CaCO₃) dan Magnesium hidroksida (Mg(OH)₂) yang merupakan hasil pengendapan mineral air laut akibat perubahan pH.

Penyebab Terbentuknya Lumpur Putih
  • Reaksi Elektrolisis Air Laut. Arus listrik pada MGPS menyebabkan peningkatan pH di sekitar elektroda (lingkungan menjadi alkalis). Kondisi ini memicu pengendapan mineral terlarut yaitu Ion kalsium membentuk kalsium karbonat dan Ion magnesium membentuk magnesium hidroksida.
  • Arus MGPS Terlalu Besar. Setting arus yang melebihi rekomendasi pabrikan dapat mempercepat:
      • Reaksi elektrokimia
      • Pembentukan endapan
      • Penutupan permukaan elektroda oleh kerak
  • Aliran Air Laut yang Tidak Optimal. Aliran air laut yang lemah atau stagnan, misalnya saat kapal lama sandar atau sea chest kotor, menyebabkan:
      • Endapan tidak terbilas
      • Akumulasi lumpur putih di sekitar elektroda.
  • Degradasi Material Elektroda. Seiring waktu, elektroda MGPS akan mengalami keausan. Produk korosi mikro dari elektroda dapat bercampur dengan endapan mineral dan membentuk lumpur yang lebih padat.

Dampak Terhadap Operasional Kapal
  • Penurunan Efektivitas MGPS. Endapan menutupi permukaan aktif elektroda sehingga pelepasan ion anti-fouling menjadi tidak optimal. Akibatnya, marine growth tetap dapat berkembang di sistem air laut.
  • Ketidakstabilan Arus Listrik. Kerak pada elektroda meningkatkan tahanan listrik, yang dapat menyebabkan: 
  • Arus tidak stabil
  • Alarm overcurrent atau undercurrent
  • Gangguan pada control unit MGPS

  • Potensi Korosi Lokal.L ingkungan alkalis akibat endapan dapat memicu korosi pada:
      • Dudukan elektroda
      • Baut dan mur
      • Dinding sea chest
  • Risiko Penyumbatan Sistem Pendingin. Jika endapan terbawa aliran air laut, dapat mempercepat pengotoran strainer dan menurunkan efisiensi sistem pendingin mesin.


Cara Penanggulangan dan Pencegahan
  • Pembersihan Elektroda Secara Berkala. Gunakan sikat nilon atau scraper non-logam. Hindari penggunaan alat tajam yang dapat merusak permukaan elektroda.
  • Pengaturan Arus MGPS Sesuai Rekomendasi. Set arus berdasarkan manual maker. Sesuaikan dengan salinitas dan suhu air laut. Hindari pengoperasian terus-menerus pada arus maksimum.
  • Menjaga Aliran Air Laut Tetap Baik. Lakukan pembersihan sea chest secara rutin. Pastikan strainer dalam kondisi bersih. Hindari MGPS aktif lama saat tidak ada aliran air.
  • Inspeksi dan Penggantian Elektroda. Lakukan pemeriksaan visual secara periodik. Ganti elektroda jika telah aus atau mengalami kerusakan signifikan.


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments:

Posting Komentar